Brimob di Garis Depan Kalimantan Barat 1964-1965

Operasi Dwikora (1963-1966) merupakan salah satu fase sejarah yang seolah “dilupakan” orang-orang Indonesia. Meskipun korban yang jatuh cukup besar, sekira 1000 orang tewas dan terluka, namun literatur resmi sejarah kita menyebut soal itu selalu dalam nada setengah hati sehingga memunculkan gejala “amnesia sejarah” di kalangan generasi hari ini.
Buku Brimob di Garis Depan Kalimantan Barat, 1964-1965 berupaya untuk memerangi amnesia sejarah tersebut. Dengan data-data orsinil yang langsung diambil dari saksi sejarah dan dokumen-dokumen penting, referensi ini mencoba tampil apa adanya mengisahkan bagaimana sebuah peleton Polri dari Brigade V Mandau menjalani hari-hari mereka di tempat tugas dengan segala lika-likunya sebagai manusia. Termasuk terlibat dalam suatu pertempuran brutal dengan satu unit Pasukan Khusus Angkatan Darat Kerajaan Inggris (SAS) di sebuah desa bernama Merakai Panjang.
Sebagai catatan, penulisan buku ini juga berkelindan dengan pendirian Tugu Perjuangan Brimob di tepi Sungai Anggau, tempat enam martir dari Brimob Polri menumpahkan darahnya demi keberlangsungan Republik Indonesia. Semoga pengorbanan mereka tidak sia-sia…

Rp 120.000

Brimob di Garis Depan Kalimantan Barat 1964-1965

Category

Penulis: Hendi Jo
Jumlah Halaman:150 hal (xii + 138 hal)
Ukuran: 14 cm x 20 cm
Cetakan 2026
ISBN:-